Oleh: pnpm2010 | Januari 27, 2010

Tujuan dan Prinsip PNPM

Semua harus ada
TUJUAN

Tujuan umum PNPM-MP adalah meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di perdesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengolahan pembangunan.

Tujuan khusus meliputi :

a.         Meningkatkan partisipasi seluruh masyarakat. Khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan.

b.         Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal.

c.         Mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan partisipatif.

d.         Menyediakan prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi yang diprioritaskan masyarakat.

e.         Melembagakan pengelolaan dan bergulir.

f.          Mendorong terbentuk dan berkembangnya Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD).

g.         Mengembangkan kerjasama antar pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan kemiskinan perdesaan.

PRINSIP PNPM-MD

Prinsip PNPM-MD meliputi:

1.         Bertumpu pada pembangunan manusia

Adalah masyarakat hendaknya memilih kegiatan yang berdampak langsung terhadap upaya pembangunan manusia dari pada pembangunan fisik semata.

2.         Otonomi

Adalah masyarakat memiliki hak dan kewenangan mengatur diri secara mandiri dan bertanggung jawab, tanpa intervensi negatif dari luar.

3.         Desentralisasi

Adalah memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengelola kegiatan pembangunan sektoral dan kewilayahan yang bersumber dari pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kapasitas masyarakat.

4.         Berorientasi pada masyarakat miskin

Adalah segala keputusan yang diambil berpihak kepada masyarakat miskin.

5.         Partisipasi

Adalah masyarakat berperan secara aktif dalam proses atau alur tahapan program dan pengawasannya, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pelestarian kegiatan dengan memberikan sumbangan tenaga, pikiran atau dalam bentuk materiil.

6.         Kesetaraan dan Keadilan Gender

Adalah masyarakat baik laki-laki dan perempuan mempunyai kesetaraan dalam perannya di setiap tahapan program dan dalam menikmati manfaat kegiatan pembangunan, kesetaraan juga dalam pengertian kesejajaran kedudukan pada saat situasi konflik.

7. Demokratis

Adalah masyarakat mengambil keputusan pembangunan secara musyawarah dan mufakaat

8. Transparansi dan Akuntabel

Adalah masyarakat memiliki akses terhadap segala informasi dan proses pengambilan keputusan sehingga pengelolaan kegiatan dapat dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral, teknis, ilegal, maupun administratif.

9.         Prioritas

Adalah masyarakat memilih kegiatan yang diutamakan dengan mempertimbangkan kemendesakan dan kemanfaatan untuk pengentasan kemiskinan.

10.       Keberlanjutan

Adalah bahwa dalam setiap pengambilan keputusan atau tindakan pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemeliharaan kegiatan harus telah mempertimbangkan sistem pelestariannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: